TIM II DPRD Kota Solok Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kota Depok dan Kota Bekasi


Praha Siber Team      2015-04-08 08:50:37      121 Kali Dilihat     




Foto Teks : (*-)

Anggota DPRD Kota Solok melakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi dan Kota Depok Provinsi Jawa Barat pada tanggal 29 Maret s/d 2 April 2015 Rombongan tersebut merupakan anggota DPRD dan Staff kesekretariatan serta SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Solok. Tim II yang beranggotakan 13 orang dipimpin oleh Herdiyulis. SH, MH, Ramadhani Kirana Putra,SE,MM, Ilzan Sumarta, S.Pt, Msi, Afdal Yandi, SP, Bayu Kharisma, Angry Nursya, sedangkan dari kesekretariatan yaitu Kabag Umum Gusmanri, SP, Kasubag Humas Ismail, SE, Kasubag TU Irfan Birawa Negara,S.Sos, Kabag Hukum Kota Solok Zulfahmi, SH, MH, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Solok Arya Wentri,SKM, dan disertai dua wartawan media cetak yaitu dari Haluan dan tabloid Sumbar Post.

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Kota Solok ke Kota Bekasi dan Kota Depok tersebut untuk mencari masukan sebagai bahan perbandingan mengenai pembuatan Peraturan Daerah Tentang Penyertaan modal ke BUMD ( Bank Daerah ) serta pelaksanaan Teknisnya dan Kawasan Tanpa Rokok dalam menunjang Program Pemerintah untuk peningkatan pelayanan dan kesehatan masyarakat.

Di Kota Bekasi dalam rangka memenuhi visi dan misi Kota tersebut ,sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Strategis ,Pemko Bekasi memandang perlu mendorong pertumbuhan perekonomian rakyat dan pembangunan di segala bidang, dengan memperluas akses permodalan dengan system pembiayaan kepada masyarakat berdasarkan prinsip syari’ah ,untuk itu dibentuk Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah PD BPR Pemerintah Kota Bekasi yang ditetapkan dengan Perda no 13 Tahun 2005Tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah Pemerintah Bekasi.

Perusahaan merupakan salah satu asset daerah dalam rangka mendukung otonomi daerah ,terutama dalam usaha menopang komposisi PAD dalam anggaran pendapatan dan Belanja Daerah.Dalam Bab XIV Pasal 74 berbunyi Perusahaan Daerah BPR Syari’ah dapat bekerjasama dengan Bank swasta atau lembaga keuangan non bank serta lembaga lainnya dalam usaha peningkatan modal manajemen profesionalisme perbankan dan lain-lain.
Setelah mengunjungi Kota Patriot julukan Kota Bekasi , Kota Depok yang merupakan sasaran kedua yang dikunjungi tidak kalah menariknya, sama –sama memiliki udaranya yang sejuk karena pusat pemerintahnya diteduhi pepehonan yang rindang-rindang, lagi pula daerahnya sudah melahirkan Peraturan Daerah nomor 03 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok.sebagaimana yang disampaikan Intan Y dari Dinas Kesehatan Kota Depok, berdasarkan pasal demi pasal dalam Perda KTR.” Pada bagian Kedua Pasal Pengaturan KTR bertujuan untuk. Menciptakan ruang dan lingkungan yang sehat dan sehat. Melindungi kesehatan perseorangan, keluarga, masyarakat dan lingkungan dari bahaya rokok baik langsung maupun tidak langsung.Melindungi penduduk usia produktif, anak,remaja dan perempuan hamil dari dorongan lingkungan dan pengaruh iklan dan promosi untuk penggunaan dan ketergantungan terhadap bahan yang mengandung zat adiktif berupa rokok atau produk lainnya dan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya merokok dan manfaat hidup tanpa rokok.

Pada pasal 8 juga diatur bagi perokok yaitu di ayat 5.” Tempat khusus untuk merokok harus memenuhi kriteri sebagai berikut. Pada huruf a.Ruang terbuka yang berhubungan langsung dengan udara luar.b. Terpisah dari gedung /tempat/ruang utama dan ruang lain yang digunakan untuk beraktifitas. C.Jauh dari pintu masuk dan keluar dan d. jauh dari tempat orang berlalu lalang.

Di tempat ibadah setiap orang pun dilarang merokok sebagaimana yang dibunyikan pada pasal 10.Mengenai iklan rokok Intan .Y menyebutkan ,” kita sekarang menghabiskan kontrak yang lama, dan kedepannya lagi tidak memperkenankan atau pasang iklan rokok. Perda ini mulai diberlakukan pada 1 Januari 2015. Larangan merokok ini diberlakukan ditempat bermain dan berkumpul anak-anak yaitu pasal 20.” Setiap orang dilarang merokok di tempat bermain dan berkumpul anak-anak. Yang meliputi kelompok bermain,penitipan anak,Pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak. Setiap orang atau badan dilarang menjual mempromosikan ,mengiklankan rokok dan produk tembakau. Tidak hanya di tempat bermain dan berkumpul anak ,di tempat proses belajar dan mengajar seperti sekolah,perguruan tinggi, balai pendidika dan pelatihan ,balai latihan kerja,bimbingan belajar dan kursus.juga dilarangan , larangan ini sampai batas pagar /batas terluar.Dan di tempat sarana kesehatan seperti rumah sakit, rumah bersalin, poliklinik,Puskesmas,balai pengobatan,posyandu dan tempat praktek kesehatan swasta larangan ini berlaku hingga radius 300 meter dihitung mulai dari pagar/batas terluar.
Kemudian ketentuan pidana bagi yang melanggar dikenakan sanksi yang diatur dalam Pasal 44. Setiap orang yang melanggar ketentuan mulai dari Pasal 13 hingga Pasal 24 diancam dengan pidana kurungan paling lama 7 hari atau denda paling banyak Rp.1.000.000,- Selanjutnya Setiap badan yang melanggar sesuai dengan pasal-pasal terkait diancam dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp.50.000.000,- selain pidana kurungan atau denda badan dapat dijatuhi pidana tambahan berupa pencabutan izin usaha .” Sebut Intan.Y yang memaparkan tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok yang Perdanya ditetapkan pada tanggal 7 Mei 2014 dan diberlakukan pada 1 Januari 2015.
Sementara Direktur PDAM M.Olik Abdul Holik,AK.M.Si memaparkan dengan panjang lebar mulai dari kondisi PDAM hingga pembagian laba. “ Pengelolaan PDAM gampang-gampang susahnya .” katanya menjawab pertanyaan Herdiyulis selaku ketua rombongan..” Misi PDAM bukan profit tapi pelayanan ada subsidi silang di sini. Sekarang kita sudah coba kembangkan pengolahan air minum , yaitu air yang dialirkan kemasyarakat langsung diminum .” Ujar Olik Abdul Holikdengan semangatnya menjelaskan kepada rombongan Kunker Anggota DPRD Kota Solok . Usai mengunjungi Kota Depok berakhir pula Kunjungan Kerja Anggota DPRD Kota Solok Ke Kota Bekasi dan Kota Depok selama empat hari terhitung dari Hari Minggu 29 Maret dan kembali Ke Solok Kamis 2 April 2015.