UNTUK MENINGKATKAN POTENSI DAERAH TIM III DPRD KOTA SOLOK KUNKER KE DAERAH KABUPATEN SIAK DAN KABUPATEN PELALAWAN


Praha Siber Team      2015-04-05 08:47:59      101 Kali Dilihat     




Foto Teks : (*-)

Untuk menggenjot serta meningkatkan segala potensi daerah yang ada di Kota Solok, DPRD Kota Solok yang terdiri dari gabungan komisi dan fraksi yang ada, lakukan kunker kedaerah Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, dari tanggal 29 Maret sampai 02 April 2015.

Keberangkatan Tim III dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Solok Martin Jofari,S.Sos didampingi oleh. Hj. Nurnisma,SH Ketua Komisi I, H. Irman Yefri Adang,SH.MH Ketua Komisi III, Yosri Martin dan Hendra Sapautra,SH, anggota komisi III, serta Rusnaldi,A.Md, anggota komisi II DPRD Kota Solok.

Juga ikut dalam rombongan tersebut, Kadis Perhubungan dan Komunikasi, Eva Nasri, Kadis Capil Nopa Alpino. Serta Kakan Pasar raya Solok Fidly Wendi Alfi, serta juga diikuti oleh tiga orang sekretariat DPRD Kota Solok, yakni Kabag Hukum DPRD Kota Solok Aspi Yeni,SH, Rusman,SH serta Windel Asmara,SH, serta dua orang wartawan Drs. Raunis Roni dari Koran Indonesia Raya dan Welluril dari Koran Rakyat Sumbar.

Hari pertama rombongan DPRD Kota Solok lakukan kunjungan kerja di kabupaten Pelalawan Senin 30/03, Rombongan DPRD Kota Solok disambut langsung oleh Baharuddin Ketua Fraksi Golkar, dan Nazarudin Ketua fraksi PAN dan didampingi oleh SKPD Pemkab Pelalawan seperti, Kadis Capil, Kadis Perhubungan, Kadis Pasar, Kabag Umum Sekretariat Pemkab Pelalawan, Acara tersebut bertempat di Ruang Rapat Komisi DPRD Kabupaten Pelalawan.

Ketua Fraksi Golkar DPRDKabupaten Pelalawan Baharuddin menyampaikan, Kabupaten Pelalawan berpenduduk ± 419 ribu jiwa, dengan 12 kecamatan dan 118 desa dan Kelurahan, dengan mempunyai 35 orang anggota DPRD. Dalam perkembanganya ungkap Baharuddin, daerah itu mempunyai sumber daya alam pertanian perkebunan yang sangat luas. Selain itu daerah itu mempunyai sumber PAD diantaranya, pertanian, perkebunan, retribusi pasar, terminal, menara telekomunikasi, pelabuhan, dan sebagainya. Dia mengatakan, masalah pasar dengan menata seluruh PKL di Pasar yang terdapat di Kabupaten Pelalawan selalu mengacu pada Perda. Kemudian, dalam pengurusan segala macam data kependudukan seperti, KTP, KK, akte, telah diberikan palayanan gratis tanpa pungutan biaya.

Pada Hari kedua yaitu Selasa 31/03, rombongan melanjutkan perjalanan ke Daerah Kabupaten Siak. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Komisi IV, Roy dan Ketua Komisi I, Sujarwo. Selain itu juga hadir SKPD Pemkab Siak seperti, Kadis Perhubungan, Kadis Pasar dan Kadis Capil. Dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Siak Roy menjelaskan,Secara geografis Kabupaten Siak terletak pada koordinat 10 16’ 30” — 00 20’ 49” Lintang Utara dan 100 54’ 21” 102° 10’ 59” Bujur Timur. Secara fisik geografis memiliki kawasan pesisir pantai yang berhampiran dengan sejumlah negara tetangga dan masuk kedalam daerah segitiga pertumbuhan (growth triangle) Indonesia – Malaysia – Singapura.

Bentang alam Kabupaten Siak sebagian besar terdiri dari dataran rendah di bagian Timur dan sebagian dataran tinggi di sebelah barat. Pada umumnya struktur tanah terdiri dan tanah podsolik merah kuning dan batuan dan alluvial serta tanah organosol dan gley humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah. Lahan semacam ini subur dan memiliki potensi untuk pengembangan pertanian, perkebunan dan perikanan. Sehingga menghasilkan APBD tahun 2015 sebesar Rp. 3,2 Milyar, Daerah ini beriklim tropis dengan suhu udara antara 25° — 32° Celsius, dengan kelembaban dan curah hujan cukup tinggi.
Selain dikenal dengan Sungai Siak yang membelah wilayah Kabupaten Siak, daerah ini juga terdapat banyak tasik atau danau yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Sungai Siak sendiri terkenal sebagai sungai terdalam di tanah air, sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, terutama sebagai sarana transportasi dan perhubungan. Namun potensi banjir diperkirakan juga terdapat pada daerah sepanjang Sungai Siak, karena morfologinya relatif datar.

Dalam tata pemerintahan, daerah itu memberikan pelayanan gratis bagi pengurusan KK, KTP, Akte, pendidikan, sekolah, berobat dan sebagainya. Dan daerah itu juga mempunyai sebuah stasiun televisi yaitu Siak TV. Menyikapi kemajuan daerah itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Solok, H. Irman Yefri Adang, SH, MH menyatakan, Memang kalau kita bandingkan dengan daerah Kota Solok, daerah Siak itu memang telah dulu maju dibanding dengan Kota Solok. Hal tersebut jelas terlihat pada pembangunan jalan, hampir semua dengan jalur dua, dan perkantoran yang kelihatan bagus, serta daerah itu banyak memiliki pariwisata yang tertata dengan baik. Daerah itu memiliki sumber PAD yang sangat beragam, dengan APBD yang sangat tinggi. Tentunya dibanding dengan Kota Solok, kita patut memfilter daerah itu untuk dikembangkan SDMnya di daerah Solok,”ujarnya.

Sementara wakil Ketua DPRD Kota Solok Martin Jofari menyikapi, dibanding dengan daerah kita di Kota Solok. memang kita akui, daerah kabupaten Siak sudah jauh lebih maju ketimbang daerah Kota Solok. Segala hasil dari kunjungan DPRD Kota Solok pada kedua daerah itu. Akan kita jadikan sebagai bahan bandingan untuk di terapkan di Kota Solok kedepannya. Ketua Komisi I DPRD Kota Solok Hj. Nurnisma,SH menyatakan, perkembangan Kota Solok dalam menata laju dan gerak pembangunan sangat terhalang oleh berbagai sumber daya manusia yang ada, karena daerah kita masih kekurangan SDM.

“namun dengan melihat perkembangan daerah Siak dan pelalawan, bagaimana daerah itu mentata roda pembangunannya. Kita yakin secara perlahan daerah kita akan mampu untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dipunyai.